Indonesia Ekspor Pisang dan Nanas Ke Jepang

13

Indonesia Ekspor Pisang dan Nanas Ke Jepang – Kementerian Perdagangan ( Kemendag) mengungkapkan, buah-buahan menjadi komoditas yang berpotensi tinggi untuk ditingkatkan ekspornya ke Jepang, khususnya pisang dan nanas.

Pisang sendiri merupakan buah yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Jepang.

Ilustrasi pisang.

Potensi tersebut seiring dengan adanya kesepakatan Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA), di mana buah pisang dan nanas asal Indonesia dibebaskan tarif bea masuk oleh pemerintah Jepang.

“Kuota yang ditetapkan itu pisang segar sebanyak 1.000 metrik ton per tahun dan nanas segar 300 metrik ton per tahun.

Ini adalah peluang yang bisa dimanfaatkan,” ujar Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Kemendag Sulistyawati dalam webinar Japan-Indonesia Market Access, Selasa (21/7/2020).

Meski demikian, katanya, untuk bisa masuk ke pasar Jepang, ada spesifikasi yang perlu dipenuhi sesuai standar buah yang ditetapkan oleh otoritas Negeri Sakura tersebut.

Salah satunya, mengenai persyaratan maksimal berat nanas 900 gram. Sulistyawati bilang, hal tersebut memang menjadi hambatan dan hingga saat ini belum ada perusahaan yang dapat memanfaatkan kuota ekspor nanas segar.

Oleh sebab itu, ini juga perlu menjadi perhatian bagi eksportir Indonesia. “Jadi kita diberikan kuota (ekspor ke Jepang) tapi juga harus memenuhi spek yang ada,” kata dia.

Selain buah pisang dan nanas, Indonesia juga berpeluang untuk meningkatkan ekspor komoditas sayur-sayuran. Lantaran, produk impor holtikultura Jepang paling tinggi adalah sayur-sayuran.

Laman: 1 2

You might also like
close